Kembali

Agrowisata Purwosari Semarang: Wisata Edukasi Petik Buah dan Perkebunan Modern di Mijen

10 Apr 2026

Di tengah pesatnya perkembangan kawasan pemukiman di Kota Semarang, wilayah Mijen menyimpan sebuah destinasi hijau yang cocok untuk melarikan diri sejenak dari hiruk-pikuk perkotaan. Agrowisata Purwosari bukan sekadar taman biasa, melainkan fasilitas edukasi pertanian terpadu yang dikelola langsung oleh UPTD Kebun Dinas Pertanian Kota Semarang.

Mulai dikembangkan sekitar tahun 2016-2017 dan dibuka secara resmi pada 2019, kawasan seluas kurang lebih 5,5 hingga 8 hektare ini dulunya merupakan kebun kelapa. Kini, lahan tersebut telah disulap menjadi surga bagi puluhan jenis buah-buahan tropis dan etalase pertanian modern.

 

Eksplorasi Empat Blok Kebun

Untuk memudahkan pengunjung dan tata kelola pertanian, kawasan Agrowisata Purwosari dibagi menjadi empat blok (A, B, C, dan D) dengan karakteristik dan komoditas andalan yang berbeda-beda:

 

• Blok A (Pusat Durian dan Kelengkeng): Area ini didominasi oleh pohon kelengkeng dan durian. Di blok ini juga terdapat sebuah pendopo luas yang sering digunakan sebagai titik kumpul, tempat istirahat, atau lokasi pelatihan bagi rombongan pengunjung.

 

• Blok B (Surga Jambu): Penggemar jambu wajib menjelajahi area ini. Blok B dipenuhi oleh budidaya jambu air, jambu citra, dan jambu kristal. Di sini juga terdapat fasilitas gardu pandang yang memungkinkan pengunjung menikmati pemandangan hamparan kebun dari ketinggian.

 

• Blok C (Kolaborasi Petani Lokal): Berisi tanaman kelengkeng dan jambu kristal, blok ini menjadi bukti pemberdayaan masyarakat sekitar. Blok C adalah satu-satunya area yang pengelolaannya dikerjasamakan langsung dengan Kelompok Tani setempat dengan sistem bagi hasil.

 

• Blok D (Pertanian Modern & Greenhouse): Area ini menjadi etalase pertanian masa depan. Terdapat tiga bangunan greenhouse utama yang memamerkan teknologi hidroponik untuk sayuran (seperti selada, kangkung, dan pakcoy), greenhouse khusus budidaya buah melon, serta area tanaman bunga dan jeruk.

 

Aktivitas Menarik dan Daya Tarik Utama

Daya tarik terkuat dari Agrowisata Purwosari adalah pengalaman interaktifnya. Pengunjung tidak hanya melihat-lihat, tetapi diajak untuk terjun langsung:

 

• Sensasi Petik Buah Langsung: Anda bisa merasakan serunya memetik buah langsung dari pohonnya, seperti jambu kristal, kelengkeng, atau durian (ketersediaan buah sangat bergantung pada musim panen). Buah yang dipetik nantinya akan ditimbang dan dibayar di tempat.

 

• Panen Sayur Hidroponik: Terutama di area greenhouse, pengunjung bisa memanen sayuran segar dan higienis yang bebas pestisida.

 

• Paket Eduwisata untuk Anak & Pelajar: Tempat ini berfungsi sebagai laboratorium alam yang sangat ramah anak. Melalui berbagai paket yang disediakan, pengunjung cilik akan diajarkan cara menanam, melakukan pembibitan, hingga membawa pulang media tanam hasil praktik mereka sendiri.

 

 

Tiket Masuk dan Jam Operasional

Berlibur ke Agrowisata Purwosari sangat bersahabat bagi isi dompet. Berikut adalah rincian informasi operasionalnya:

• Tiket Masuk Reguler: Hanya Rp5.000 per orang. Dengan tiket ini, Anda sudah bisa berkeliling kebun menikmati suasana sepuasnya.

• Paket Eduwisata: Tersedia beberapa opsi paket (mulai dari Rp17.500 hingga Rp60.000-an). Paket ini biasanya sudah mencakup jasa pemandu (tour guide), praktik menanam, hingga bonus hasil panen buah/sayur dan minuman segar.

• Jam Buka: Buka setiap hari mulai pukul 09.00 – 17.00 WIB (khusus hari Minggu, kebun tutup lebih lama hingga pukul 18.00 WIB).

 

(Tips: Jika Anda ingin memetik jenis buah tertentu seperti kelengkeng atau durian, sangat disarankan untuk menghubungi pihak pengelola Dinas Pertanian Kota Semarang terlebih dahulu untuk menanyakan jadwal panennya agar tidak kecewa).