Dung Tungkul Meteseh: Hidden Gem Wisata Air dan Kuliner Ndeso di Tengah Padatnya Semarang

Mendengar kawasan Tembalang, Kota Semarang, mungkin yang terbayang di benak kita adalah hiruk-pikuk kawasan padat penduduk dan area kampus yang sibuk. Namun siapa sangka, di sudut Kelurahan Meteseh, tepatnya di RW 10 Rejosari, terdapat sebuah surga tersembunyi yang menawarkan ketenangan alam bernama Kampung Tematik Dung Tungkul.
Sejak dibuka secara resmi pada Agustus 2022, destinasi ini langsung mencuri perhatian warga Semarang yang haus akan wisata alam alternatif. Mengusung konsep wisata air dan kuliner, Dung Tungkul menawarkan pengalaman rekreasi yang menyegarkan di pinggiran kota.
Daya Tarik Dung Tungkul

• Wisata Air & River Tubing:
Aliran sungai di kawasan ini dijaga kebersihannya sehingga airnya relatif jernih. Pengunjung, terutama anak-anak hingga dewasa, bisa bermain air atau memacu sedikit adrenalin dengan menyewa ban untuk aktivitas river tubing.
• Kuliner Syahdu di Tepi Sungai:
Setelah lelah bermain air, Anda tidak perlu takut kelaparan. Warga setempat membuka stan-stan kuliner yang menjajakan makanan tradisional khas pedesaan, seperti pecel gendar, tiwul, getuk, hingga wedang uwuh. Menikmati hidangan ini di pinggir sungai dengan suara gemercik air memberikan sensasi "pulang kampung" yang autentik.
• Pemandangan Gunung Ungaran:
Jika cuaca sedang cerah, pengunjung bisa melihat gagahnya Gunung Ungaran dari kejauhan, menambah syahdu suasana sore hari di tempat ini.
Dung Tungkul buka dengan jam operasional yang unik, biasanya buka pada sore hingga malam hari pada hari kerja (Senin-Rabu dan Jumat), libur di hari Kamis, serta buka sejak pagi hingga sore pada akhir pekan (Sabtu-Minggu). Pastikan untuk mengecek jadwal terbaru sebelum berkunjung, ya!